Pasek Siwa Gaduh.

Pasek Siwa Gaduh merupakan salah satu keturunan dari Mpu Gnijaya, putra Bhatara Hyang Siwa Pasupati. Menurut Babad Pasek Gaduh, Mpu Gnijaya memiliki tujuh putra yang dikenal dengan sebutan Sapta Pandita, yaitu Mpu Ketek, Mpu Kanandha, Mpu Wirajnana, Mpu Witadharma, Mpu Ragarunting, Mpu Prateka, dan Mpu Bharadah.
 
Keturunan Mpu Gnijaya, Pasek Siwa Gaduh datang ke Bali dan menetap di daerah Blahbatuh, Gianyar. Mereka memiliki peran krusial dalam sejarah Pulau Dewata, khususnya dalam penyebaran agama Hindu serta pembangunan berbagai pura di seluruh Bali.
 
Selain itu, Pasek Siwa Gaduh juga dikenal sebagai penjaga Pura Gaduh Blahbatuh, salah satu pura suci di Bali. Pura ini memiliki arsitektur yang unik dan dijadikan tempat pemujaan bagi dewa-dewa Hindu, terutama Siwa Bhairawa dan Bhatara Sapta Giri.
 
Babad Pasek Gaduh mencatat bahwa mereka memiliki beberapa keturunan yang menyebar ke berbagai daerah di Bali, antara lain Blahbatuh dan Abang. Pasek Siwa Gaduh terus menjalankan peran penting dalam menjaga tradisi dan budaya Bali, serta memelihara kelestarian pura-pura suci di pulau ini.
 
 
 

Komentar

Postingan Populer