Dalem Sangsi (Dewa Agung Sangsi)
Di abad ke-16, ketika bayangan kejayaan Kerajaan Majapahit di Jawa mulai memudar dan membawa gelombang ketidakstabilan yang menyebar hingga ke pulau Bali, Kerajaan Gelgel yang selama ini berdiri kokoh sebagai pusat kekuasaan utama di tanah dewata memasuki masa yang penuh tantangan. Pada tahun 1550, setelah wafatnya Dalem Waturenggong—raja yang telah membawa Gelgel mencapai masa kejayaan dengan memperluas wilayah dan memperkuat peradaban—putranya yang bernama I Dewa Agung Sangsi naik tahta untuk menggantikan tempat ayahnya, kemudian dikenal dengan gelar Dalem Sangsi. Harapan rakyat terhadap sang penguasa baru sangat besar, karena mereka mengharapkan warisan kejayaan yang dibangun oleh Dalem Waturenggong akan terus dilanjutkan, membawa kemakmuran dan keamanan bagi seluruh wilayah yang diperintah. Namun, kenyataan yang terjadi jauh berbeda dengan harapan tersebut, karena masa pemerintahan Dalem Sangsi menjadi babak yang menandai awal dari kemunduran yang tak terbalik bagi Kerajaan Gelgel....