Keturunan Mpu Bahula dan Diah Ratna Manggali
Mpu Bahula, putra dari Danghyang Mpu Bharadah, merupakan sosok yang memiliki kepandaian dan kesaktian setara dengan ayahnya. Nama "Bahula" sendiri berarti "utama", yang mencerminkan kedudukan dan kemampuannya di dunia spiritual serta keilmuan masa lalu.
Beliau memperistri Diah Ratna Manggali—putri dari Ratu Nateng Girah, seorang janda dari wilayah Jirah atau Girah—yang juga dikenal sebagai putri dari Calon Arang dalam cerita legendaris Calonarang. Selain itu, sumber kutipan Babad Pasek juga menyebutkan bahwa Mpu Bahula menikahi putri dari Ratu Nateng Girah bernama Diah Ratna Manggali.
Dari perkawinan tersebut, mereka dikaruniai lima anak—empat perempuan dan satu laki-laki—dengan nama sebagai berikut:
- Mpu Wiranatha: Juga dikenal sebagai Mpu Tantular atau Mpu Angsokanata sesuai dengan Babad Manik Angkeran
- Ni Dewi Dwaranika
- Ni Dewi Adnyani: Menikah dengan Mpu Sweta Wijaya, putra dari Mpu Kananda
- Ni Dewi Amrtajiwa
- Ni Dewi Amrtamangguli
Kesinambungan keturunan Mpu Bahula yang tetap lestari di Bali menjadi alasan mengapa ilmu Pengleakan masih bertahan dan terus diwariskan hingga saat ini di tanah Bali.
Komentar
Posting Komentar